Ciamis Akan Kaya Wisata, Termasuk Kampung Madu dan Gumawang Water Fall

Written by redaksi

July 10, 2020

BERITA CIAMIS, Jamparing.id: Badan Promosi Daerah Pariwisata Kabupaten Ciamis, mengeksplorasi ke kampung madu dan gumawang water fall yang merupakan destinasi wisata madu dan air terjun yang berada di wilayah Kecamatan Banjaranyar, kamis (09/07/2020).

Sebanyak 10 spesies lebah yang dibudidayakan oleh warga kampung madu, sehingga terdapat  jenis madu yang terdiri dari madu koloni, cerana, dan trigona. Dari tahun 2011 sampai tahun 2020 sudah terdapat 1400 setup (kandang-red) yang tersebar di seluruh pekarangan rumah warga.

salah satu jenis lebah yang menghasilkan madu trigona (Foto: BPPD CIAMIS)

salah satu warga kampung madu yang membudidaya lebah

Kelompok Bina Lestari di kampung madu mempunya 92 anggota yang mengelola hasil madu tersebut. Uniknya, untuk mempermudah konsumen atau masyarakat yang ingin mengetahui kapan hasil panen madu tersebut mereka sudah menyediakan aplikasi digital yang dikembangkan para petani dan salah satu Universitas Jawa Barat.

Salah satu kelompok Bina Lestari sekaligus Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat (UP2HH) Heri Kuswanto, menuturkan di Dusun Sindangasih Kecamatan Banjaranyar ada gumawang water fall yang merupakan salah satu pontensi wisata selain kampung madu.

 

Sementara itu Camat Banjaranyar, Dedi Iwa S, mengatakan wisata kampung madu dan curug gumawang berharap dapat berkembang dengan baik. Dengan alasan pemngembangan potensi tersebut dapat meningkatkan tarah hidup masyarakat.

“ Ciamis kaya akan potensi wisatanya termasuk kampung madu dan gumawang water fall, maka dari itu berharap agar ada inovasi untuk mengembangkan wisata-wisata Ciamis”,tuturnya saat mengelilingi Banjaranyar.

Ditempat yang sama, Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Ciamis, Drs. Endang Haris Juandana, MM, mengatakan Madu dan curug gumawang salah satu potensi wisata galuh untuk mengenalkan di mata Dunia.

“Banyaknya potensi wisata di dearah Ciamis salah satunya kampung madu dan gumawang water fall yang harus menjadi antusias bersama untuk mengenalkan potensi-potensi wisata Galuh di mata Dunia”, tuturnya, saat mengunjungi Banjaranyar.

Ia menambahkan bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi kampung madu dan curug gumawang diwajibkan memenuhi protokol kesehatan.

“Bagi para pengunjung curug gumawang dan kampung madu, diwajibkan untuk memenuhi protokol kesehatan dan wajib untuk menggunakan masker dan cuci tangan. Apabila tidak menggunakan masker pengelola diharapkan memfasilitasi dan menyediakan masker”, katanya.

“Ia berharap Pemerintah dapat mendukung serta mendorong potensi wisata ini. Sehingga potensi wisata tersebut menjadi salah satu tempat tujuan pariwisata di wilayah Kabupaten Ciamis bahkan sampai di mata Dunia”, pungkasnya.

 

Penulis : Muhammad Faisal Herawan

Editor  : Syarif Hidayat

Komentar

Related Articles